Layanan Tilang Drive Thru Kejaksaan Negeri Tanah Laut

Bagi para pengendara kendaraan bermotor kena tilang dari polisi lalu lintas mungkin dianggap sebagai hari paling sial. Meski mengaku salah, selain bergumam, mereka juga ada yang menghujat polisi yang menindak.

Saat ditilang, petugas akan memberikan informasi soal kesalahan yang diperbuat dengan memperlihatkan pasal-pasal yang berlaku sesuai undang-undang.

Setelah itu, petugas polisi memberikan surat tilang yang memiliki dua jenis, slip merah dan slip biru. Slip merah merupakan surat tilang yang diberikan apabila terjadi kesalahan di jalan raya dan pengendara tidak mengakui kesalahannya.
Sedangkan slip biru, diberikan kepada pelanggar yang mengakui kesalahan, namun tetap dikenakan denda. Hanya saja, pelanggar membayar denda melalui bank tanpa harus mengikuti proses pengadilan.
Saat ditilang, petugas juga akan menyita surat-surat, bisa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau Surat Izin Mengemudi (SIM). Bahkan, jika tak membawa surat-surat bukan tak mungkin sepeda motor akan diangkut sebagai barang bukti.
Akan tetapi, bagi Anda yang belum tahu bagaimana nasib SIM atau STNK  setelah ditilang, ternyata ada proses yang harus dilalui.

Proses di Pengadilan
setelah menilang, berkas tilang akan masuk untuk didata dan direkap oleh Bintara Tilang.
“Setelah lengkap kemudian disetorkan ke Pengadilan, setelah itu dari pihak PN akan menentukan besarnya denda tilang dan meneruskan berkas tilang ke Kejaksaan, nah pelanggar pada tanggal sidang tinggal datang ke Kejaksaan untuk bayar denda tilangnya, tanpa perlu lakukan sidang di PN, dasar hukum: PERMA No.12 Tahun 2016,”

Nah Hallo Masyarakat Kabupaten Tanah Laut Yuukkk kita mengenal pelayanan Tilang pada Kejaksaan Ngeri Tanah Laut di antaranya bisa di lihat di foto berikut yaaa….

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*